Home » Blog » Doa Setelah Akad Nikah Paling Lengkap dan Mustajab
doa setelah akad nikah
Blog

Doa Setelah Akad Nikah Paling Lengkap dan Mustajab

Momen ijab kabul bukan hanya peristiwa hukum, tetapi juga titik awal perjalanan baru dua insan yang diikat dalam pernikahan. Di antara detik haru itu, doa setelah akad nikah menjadi amalan yang sangat dianjurkan, karena saat itulah pintu keberkahan rumah tangga sedang terbuka lebar. Melantunkan doa bukan sekadar tradisi, melainkan ikhtiar ruhani agar pernikahan yang dimulai hari ini terjaga sampai akhir hayat.

Mengapa Doa Setelah Akad Nikah Sangat Ditekankan

Dalam tradisi Islam, setiap fase penting kehidupan selalu diiringi doa. Akad nikah adalah salah satu momen paling sakral sehingga doa setelah akad nikah memiliki kedudukan istimewa. Di saat ijab kabul diucapkan, status dua orang yang tadinya bukan mahram berubah seketika menjadi suami istri yang halal satu sama lain. Perubahan besar ini memerlukan penjagaan dari Allah agar tidak sekadar sah di mata agama, tetapi juga diberkahi sepanjang perjalanan.

Ulama menjelaskan bahwa doa yang dipanjatkan pada momen sakral seperti pernikahan termasuk dalam waktu yang diharapkan mustajab. Selain itu, di sekeliling mempelai hadir orang tua, keluarga, dan para tamu yang juga ikut mengaminkan doa sehingga suasana spiritualnya sangat kuat. Inilah yang membuat banyak orang berusaha menghafal atau menyiapkan doa khusus untuk dibaca setelah akad.

“Pernikahan tanpa doa ibarat rumah tanpa pondasi; mungkin tampak kokoh di awal, tetapi rapuh menghadapi guncangan pertama.”

Doa Setelah Akad Nikah yang Diajarkan Rasulullah

Sebelum memasuki kehidupan rumah tangga, Rasulullah memberikan teladan dan tuntunan bacaan doa yang dianjurkan. Doa setelah akad nikah bukanlah karangan manusia semata, tetapi memiliki dasar dari hadis yang diriwayatkan para sahabat. Di sinilah pentingnya mempelajari lafaz aslinya agar tidak sekadar mengikuti adat, tetapi juga sesuai tuntunan agama.

3 Idol K-Pop Generasi 2 Menikah, Satu Baru di 2026!

Doa Setelah Akad Nikah untuk Pengantin Baru

Doa setelah akad nikah yang paling masyhur adalah doa yang dibaca ketika mendoakan kedua mempelai. Biasanya doa ini diucapkan oleh penghulu, orang tua, atau tamu undangan ketika mengucapkan selamat kepada pengantin. Lafaznya sebagai berikut

بَارَكَ اللَّهُ لَكَ، وَبَارَكَ عَلَيْكَ، وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ

Barakallahu laka, wa baraka ‘alaika, wa jama‘a bainakuma fi khair.

Artinya
“Semoga Allah memberkahimu, melimpahkan berkah atasmu, dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.”

Doa ini mengandung tiga permohonan penting. Pertama, memohon keberkahan untuk mempelai, yaitu agar segala urusan hidupnya dilapangkan dan diberi kebaikan. Kedua, memohon agar Allah menurunkan keberkahan atas kehidupan rumah tangga yang baru dibangun. Ketiga, memohon agar kebersamaan suami istri selalu berada dalam kebaikan, bukan hanya bertahan, tetapi juga tumbuh menjadi keluarga yang salih.

5 Tahun Pertama Pernikahan Paling Berat, Ini Alasannya

Doa Setelah Akad Nikah untuk Suami Saat Menemui Istri

Selain doa umum, ada pula doa setelah akad nikah yang dianjurkan dibaca oleh suami ketika pertama kali berkumpul dengan istrinya di kamar, tepatnya saat meletakkan tangan di ubun ubun istri. Doanya sebagai berikut

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا، وَخَيْرِ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Allahumma inni as’aluka min khairiha, wa khairi ma jabalta-ha ‘alaihi, wa a‘udzu bika min sharriha, wa sharri ma jabalta-ha ‘alaihi.

Artinya
“Ya Allah, aku memohon kepada Mu kebaikan dirinya dan kebaikan yang Engkau ciptakan pada dirinya, dan aku berlindung kepada Mu dari keburukannya dan keburukan yang Engkau ciptakan pada dirinya.”

Doa ini mengajarkan bahwa suami memandang istrinya sebagai amanah yang harus dijaga. Permohonan kebaikan berarti memohon agar karakter, sikap, dan pergaulan istri menjadi sumber ketenangan dalam rumah tangga. Sedangkan permohonan perlindungan dari keburukan adalah bentuk kesadaran bahwa manusia memiliki sisi lemah dan hanya Allah yang mampu menjaganya.

Tasyakuran Kaesang dan Erina, Ada Panggung Hiburan & Makanan Gratis!

Doa Setelah Akad Nikah dalam Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahan

Sebagian orang merasa gugup di hari pernikahan sehingga sulit mengingat lafaz doa secara utuh. Oleh karena itu, menyiapkan teks doa setelah akad nikah dalam bentuk Arab, latin, dan terjemahan menjadi solusi agar bacaan lebih mudah dihafal dan diamalkan. Cara ini juga membantu keluarga atau sahabat yang ingin mendoakan pengantin tanpa takut salah lafaz.

Kumpulan Doa Setelah Akad Nikah Singkat dan Mustajab

Berikut beberapa doa setelah akad nikah yang bisa dibaca oleh pengantin maupun tamu undangan

1. Doa memohon keberkahan rumah tangga

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyyatina qurrata a‘yuniw waj‘alna lilmuttaqina imama.

Artinya
“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang orang yang bertakwa.”

2. Doa memohon ketenangan dalam pernikahan

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbana atina fid dunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, wa qina ‘adzaban nar.

Artinya
“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa neraka.”

Kedua doa ini sangat relevan dibaca sebagai doa setelah akad nikah karena mencakup permohonan terkait pasangan, keturunan, dan kebaikan hidup dunia akhirat. Selain itu, doa ini juga mudah dihafal dan sering dibaca dalam berbagai kesempatan sehingga tidak terasa asing di lisan.

Adab Membaca Doa Setelah Akad Nikah di Hadapan Pengantin

Membaca doa setelah akad nikah bukan sekadar melafalkan teks, tetapi juga menjaga adab dan etika. Suasana haru dan bahagia perlu dirangkai dengan sikap yang santun agar doa yang dibaca menghadirkan ketenangan bagi pengantin dan tamu undangan. Adab ini berlaku baik bagi penghulu, orang tua, maupun siapa pun yang diminta memimpin doa.

Cara Menyampaikan Doa Setelah Akad Nikah dengan Khusyuk

Ada beberapa hal yang bisa diperhatikan ketika menyampaikan doa setelah akad nikah

Pertama, memulai dengan pujian kepada Allah dan salawat kepada Nabi. Hal ini sesuai dengan adab umum berdoa agar permohonan yang dipanjatkan lebih layak untuk dikabulkan.

Kedua, menggunakan bahasa yang jelas dan lembut. Jika menggunakan bahasa Arab, sebaiknya disertai terjemahan dalam bahasa Indonesia agar makna doa dapat dipahami oleh pengantin dan tamu.

Ketiga, menjaga tempo suara. Doa setelah akad nikah idealnya dibaca dengan suara yang cukup terdengar tetapi tidak berlebihan. Terlalu keras dapat mengganggu kekhusyukan, sedangkan terlalu pelan membuat banyak orang tidak dapat mengaminkan.

Keempat, mengajak hadirin untuk mengaminkan. Doa berjamaah memiliki kekuatan tersendiri, sehingga penting untuk memberi jeda agar para tamu dapat mengucapkan “amin” bersama sama.

Kelima, menghindari doa doa yang berisi candaan berlebihan. Walau suasana pernikahan penuh sukacita, akad nikah tetaplah momen ibadah yang sakral sehingga isi doa setelah akad nikah sebaiknya tetap terjaga keseriusannya.

Peran Orang Tua dalam Doa Setelah Akad Nikah Anak

Bagi orang tua, melepas putra putri di pelaminan adalah momen yang sarat emosi. Di balik senyum dan ucapan selamat, tersimpan harap agar anaknya hidup bahagia bersama pasangan. Di sinilah doa setelah akad nikah yang dipanjatkan orang tua memiliki nilai yang sangat besar, karena restu mereka termasuk bagian dari keberkahan rumah tangga.

Orang tua dapat memanjatkan doa secara lirih sejak sebelum akad, saat ijab kabul berlangsung, hingga sesudah acara. Mereka bisa membaca doa umum memohon keberkahan, keselamatan, dan keturunan yang saleh. Banyak ulama mengingatkan bahwa doa orang tua untuk anak tidak tertolak, sehingga momen ini sebaiknya tidak dilewatkan begitu saja.

“Di antara hadiah terbesar yang bisa diberikan orang tua pada hari pernikahan anaknya bukanlah pesta mewah, melainkan doa yang tulus dan restu yang tidak bersyarat.”

Doa Setelah Akad Nikah yang Bisa Dibaca Pengantin Berdua

Setelah tamu undangan pulang dan hiruk pikuk pesta mereda, pengantin baru biasanya memiliki jeda waktu untuk berdua. Inilah saat yang tepat untuk melantunkan doa setelah akad nikah secara pribadi. Di momen tenang seperti ini, doa dapat dipanjatkan dengan lebih khusyuk, tanpa gangguan protokol acara atau kamera.

Pengantin bisa membaca doa singkat yang mudah diingat seperti

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي

Rabbi ishrah li shadri wa yassir li amri.

Artinya
“Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah urusanku.”

Doa ini relevan untuk memohon kelapangan hati dalam menerima kekurangan pasangan dan kemudahan menjalani peran baru sebagai suami atau istri. Selain itu, pengantin juga bisa saling mendoakan dalam hati agar masing masing diberi kekuatan untuk menjaga komitmen pernikahan.

Menjadikan Doa Setelah Akad Nikah sebagai Awal Kebiasaan Baik

Doa setelah akad nikah tidak berhenti pada hari pernikahan saja. Justru, bacaan bacaan tersebut bisa dijadikan kebiasaan yang terus diulang dalam keseharian rumah tangga. Ayat tentang pasangan dan keturunan penyejuk hati misalnya, dapat dibaca setelah salat fardu atau ketika sedang memikirkan masa depan keluarga.

Menjadikan doa sebagai rutinitas juga membantu pasangan menghadapi ujian rumah tangga. Ketika terjadi perselisihan, mengingat doa yang dahulu dibaca pada hari akad dapat menjadi pengingat bahwa pernikahan ini dimulai dengan permohonan kebaikan. Dari sana, suami istri terdorong untuk memperbaiki keadaan, bukan saling menyalahkan.

Dengan demikian, doa setelah akad nikah bukan sekadar rangkaian kata yang diucapkan di depan penghulu, melainkan ikrar batin yang terus dijaga dalam perjalanan rumah tangga. Semakin sering doa itu diulang dan dihayati, semakin kuat pula pondasi spiritual yang menopang kehidupan suami istri.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *